baru sempat ngeblog lagi hihihi..
baru2 ini, salah seorg tmn mengatakan kalo saya ini sederhana, naif, gada yg spesial, gada yg bikin ”greget”, cara pandang standar, pola pikir jg biasa, selera musik jg pop modern biasa.
to the point, tp ya Aq berterimakasih sekali.
yg diatas barusan akan saya bahas di lain kesempatan, karena agak susah cuiy ngebahasnya. wktnya kagak cukup.
ini yg mau Gw bahas : Brsn saja Gw dikritik abis2an klo berdikusi. definisi hrs jelas, proposi hrs jelas, alasan harus jelas. harus bljr deklaratif, serta dalam hal berdialektika.
harus kuakui, baru kali ini ada yg blg gt ke Gw (kasian sekali saya ini hhehe). biasanya org yg berdiskusi ma Gw ga pernah mempermasalahkan cara Gw menyampaikan pendapat.
saya tidak menyalahkan org yg “ga nyambung” klo diajak rembuk ini. sepenuhnya saya yg salah. seharusnya saya sadar ada beraneka ragam tipe2 manusia dengan karakter yg berbeda – beda pula. hal ini disebabkan “pemetaan” otak pada tiap individu ber beda – beda. seharusnya saya bisa mengikuti gaya bahasa tiap org. dalam hal ini kemampuan saya dalam berkomunikasi kurang. salah besar klo menyalahkan org lain krn tidak “seirama” sama Kita, tp salahkan diri Kita krn tidak bisa menyesuaikan diri dgn lingkungan dimana kita berada. Kita mahluk sosial, hrs bisa bersosialisasi serta beradaptasi. jika tidak bisa berarti Kita termasuk yang gagal dalam seleksi alam.
jadi saya mendapat pelajaran baru, jgn pernah menyalahkan org lain sebelum menyalahkan diri Kita sebelumnya. itu perlu. think before you speak. intinya klo lawan bicara saya berirama dari “blkng ke dpn”, ikuti gayanya itu. jika lawan bicara saya iramanya “acak”, saya harus bisa merangkainya menjadi satu kesatuan. jika lawan bicara saya hobby “loncat2″, saya harus bisa “salto” (melompat sekaligus melihat serta mencari kebolongan dibelakangnya). jika lawan bicara saya senang “berputar – putar”, Saya harus bisa “menari” dalam putarannya itu dgn irama yg tepat. jika lawan bicara saya “straight to the point”, Saya harus bisa “memanah” tepat sasaran. serta berbagai tipe komunikator lainnya yg kepanjangan jika saya sebutkan satu – persatu. sudah menjadi tugas Kita cari jalan agar talinya ga putus. sekaligus sebagai pengembangan diri Qta kedepannya.
ini merupakan salah satu bukti bahwa hidup itu penuh warna,, serta mempunyai inti yg tak terhitung jumlahnya, belum lagi jika kita klasifikasikan. hahaha.. Tuhan memang maha Besar.
=)
NB : Lw unik ^^